12 Ayat Alkitab Yang Berbicara Tentang Diam -->
Cari Berita

Advertisement

12 Ayat Alkitab Yang Berbicara Tentang Diam

Asaria Yerihana
Minggu, 04 April 2021

Amsal 17:28

Amsal 17:28 
Juga orang bodoh akan disangka bijak kalau ia berdiam diri dan disangka berpengertian kalau ia mengatupkan bibirnya.

Habakuk 2:20

Habakuk 2:20 
Tetapi Tuhan ada di dalam bait-Nya yang kudus. Berdiam dirilah di hadapan-Nya, ya segenap bumi!


Lukas 5:16 
Akan tetapi Ia mengundurkan diri ke tempat-tempat yang sunyi dan berdoa.

Mazmur 4:4

Mazmur 4:4 
Ketahuilah, bahwa Tuhan telah memilih bagi-Nya seorang yang dikasihi-Nya; Tuhan mendengarkan, apabila aku berseru kepada-Nya.

Mazmur 39:9

Mazmur 39:9 
Lepaskanlah aku dari segala pelanggaranku, jangan jadikan aku celaan orang bebal!

Pengkhotbah 3:1

Pengkhotbah 3:1 
Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya.

Pengkhotbah 3:7

Pengkhotbah 3:7
ada waktu untuk merobek, ada waktu untuk menjahit; ada waktu untuk berdiam diri, ada waktu untuk berbicara;

Pengkhotbah 5 : 2-3

Pengkhotbah 5 : 2-3 
Karena sebagaimana mimpi disebabkan oleh banyak kesibukan, demikian pula percakapan bodoh disebabkan oleh banyak perkataan. Kalau engkau bernazar kepada Allah, janganlah menunda-nunda menepatinya, karena Ia tidak senang kepada orang-orang bodoh. Tepatilah nazarmu.

Roma 3:19

Roma 3:19 
Tetapi kita tahu, bahwa segala sesuatu yang tercantum dalam Kitab Taurat ditujukan kepada mereka yang hidup di bawah hukum Taurat, supaya tersumbat setiap mulut dan seluruh dunia jatuh ke bawah hukuman Allah.

Yakobus 3:2

Yakobus 3:2 
Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.

Yesaya 30:15

Yesaya 30:15 
Sebab beginilah firman Tuhan Allah, Yang Mahakudus, Allah Israel: ”Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu.” Tetapi kamu enggan,

Zakharia 2:13

Zakharia 2:13 
Berdiam dirilah, hai segala makhluk, di hadapan Tuhan, sebab Ia telah bangkit dari tempat kediaman-Nya yang kudus.